Seberapa Geregetnya Kamu, Event Lari 10 K Menjelang HUT Kabupaten Tebo ke 20 Tahun

Jalan Sehat/Facebook : Sukandar Vahre

Lenskeptebo.com, Tebo (27/09/19) – Tak terasa Kabupaten Tebo akan memasuki usia ke 20 Tahun tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2019 ini. Tentunya beragam event telah dipersiapkan guna memeriahkan HUT Kabupaten kita tercinta. Nah, sobat kali ini jangan sampai melewatkan event bergengsi lari 10 K yang diselenggarakan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tebo. Ini dikatakan langsung oleh Ketua Pengurus PASI Tebo, Supempri, Kamis (26/09/2019) sebagaimana dilansir dari Portaltebo.id.

Adapun lomba lari tersebut bakal dilaksanakan pada hari Minggu, 6 Oktober 2019. Dengan rute, Star dan finish di Taman Tanggo Rajo Pasar Muara Tebo, ” Ujar Supempri.

Berikut surat edaran yang layak teman – teman save atau dibuat reminder.

Surat Edaran/PortalTebo.ID
Pedoman Penting Olahraga Lari untuk Pemula

Olahraga lari yang dilakukan dengan tepat dan teratur bisa menjadi olahraga yang menghasilkan pembakaran kalori paling banyak, belum lagi murah dan mudah dilakukan di mana saja. Namun begitu, ada sejumlah hal yang perlu Anda ketahui seputar persiapan, teknik berlari, serta beberapa tips penting lainnya.

Walau disebut sebagai olahraga yang paling mudah, tetapi berlari tetap memerlukan trik dan teknik khusus agar manfaat lari bisa didapatkan secara maksimal dan meminimalkan risiko cedera. Terkadang, munculnya rasa lelah berlebihan setelah melakukan olahraga lari bukan disebabkan oleh intensitas lari yang melebihi kesanggupan, melainkan karena teknik berlari atau persiapan yang kurang tepat.

Tips Untuk Pelari Pemula sebagaimana dilansir dari Alodokter.com

Makan sebelum olahraga

Sekitar 1 jam sebelum memulai olahraga lari, disarankan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat, misalnya Hal ini penting terutama jika jarak lari Anda lebih dari 6 km, namun jika berlari singkat dan tidak berjarak jauh, mengonsumsi makanan atau minuman ringan sudah cukup untuk memberi energi.

Lakukan pemanasan

Untuk mengurangi risiko cedera, lakukan pemanasan setidaknya lima menit dengan jalan kaki ringan, jalan di tempat, atau naik turun tangga.

Kenakan sepatu olahragaAnda bisa mulai berlari di dalam area perumahan, mengitari taman, ataupun di atas treadmill. Sebagai pemula, berlari selama 5-10 menit akan menjadi target durasi yang sesuai untuk dicapai. Jangan lupa mengenakan sepatu yang nyaman dan cocok dengan olahraga lari, serta sesuai dengan ukuran kaki.

Kenakan pakaian olahragaKenakan pakaian olahraga yang nyaman. Bagi wanita, bisa menggunakan bra khusus untuk Anda tidak perlu membeli pakaian olahraga secara khusus. Celana olahraga pendek atau panjang, serta kaos yang tidak terlalu besar maupun tidak terlalu ketat dapat menjadi pilihan yang nyaman.

Persiapan yang baik akan meminimalkan risiko cedera dan menjadikan fisik Anda lebih siap berlari.

Temukan postur tubuh lari yang tidak dibuat-buat.

Awalnya wajar jika masih terasa kaku, tapi setelah makin terbiasa, tubuh akan menyesuaikan secara alami. Karakter tubuh dan kebiasaan tiap orang berbeda-beda, jadi lebih baik temukan gaya Anda sendiri.

Mulai dengan berjalan kaki

Jika Anda sudah lama tidak berolahraga dan ingin mulai aktif kembali, berjalan kaki dapat menjadi permulaan yang tepat. Setelah berjalan kaki selama 30 menit tanpa kendala, Anda dapat mencoba mengganti jalan kaki dengan lari pelan, kemudian sedikit demi sedikit tambahkan kecepatan hingga terasa nyaman.

Mulai dari jarak dan durasi pendek

Sebagai pemula, hindari berlari terlalu jauh atau terlalu lama karena berisiko menyebabkan ce Mulailah dengan jarak dan durasi pendek yang kemudian terus ditingkatkan. Terengah-engah setelah berlari bisa jadi tanda bahwa Anda berlari berlebihan.

Berlari dengan posisi yang benar

Condongkan tubuh sedikit ke depan dengan tangan mengepal membentuk sudut. Saat melakukan olahraga lari, lebih baik tapakkan ujung kaki atau jari kaki dibanding bertumpu pada tumit.

Mengurangi tekanan

Hindari melompat untuk mengurangi tekanan pada sendi dan lutut.

Memusatkan berat tubuh

Lemaskan tubuh bagian atas karena tubuh yang kaku justru membuat lari Anda semakin lambat. Pusatkan berat tubuh pada bagian tengah.

Bernapas dengan benar

Bernapaslah dengan teknik yang baik. Hirup udara melalui hidung, penuhi ruang di paru-paru, kemudian lepaskan melalui mulut yang sedikit terbuka. Menarik napas dari mulut berisiko menyebabkan berbagai debu ataupun objek asing masuk ke saluran pernapasan.

Catat jadwalnya ya sobat? Minggu, 6 Oktober 2019 Pukul 06.30 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!